Aktif Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Semenjak Muda

0
422

H. Syahrudin Semat ternyata sudah aktif mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan semenjak muda di kampung halamannya Sungai penuh , seperti diuraikannya berikut ini.

Di luar kegiatan pendidikan formal, sejak masa SR tokoh panutan ini sudah ikut dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Hal ini lantaran nantan (kakek) beliau seorang guru mengaji di rumah.

“saya sudah ikut belajar membaca Al-Quran. Pada tahun 1955,” sebut Syahrudin.

Aktif sebagai pengurus HKK

Untuk urusan bermasyarakat, Syahrudin  sudah terlibat dalam pembinaan sebuah organisasi pemuda pelajar yang diberi nama Ikatan Pemuda Pelajar Olahraga Sungaipenuh, disingkat IPPOS. Walaupun namanya Olahraga, tetapi kegiatannya mencakup pula kegiatan sosial lain dan keagamaan, antara lain penyelenggaraan perayaan/peringatan hari besar nasional dan hari besar agama Islam. Dalam bidang keagamaan, kegiatannya adalah membaca al-Quran setiap malam minggu, menamatkan Al-Quran selama bulan puasa (setiap malam dari rumah ke rumah).

Tennis menjadi olahraga favorit

Kegiatan olahraga meliputi sepakbola, voli, dan tennis meja. Selama 6 tahun bergabung dan aktif dalam organisasi IPPOS., sebagai anggota pengurus dan anggota, banyak pengalaman positif yang sangat bermanfaat untuk berkiprah dalam berbagai kegiatan dan tugas selanjutnya, baik kemasyarakatan maupun pemerintahan.

Demikian pula semasa mahasiswa, Sosok Kharismatik ini sudah aktif dalam berbagai kegiatan di luar pendidikan formal seperti olahraga terutama sepakbola mahasiswa, baik sebagai pengurus maupun pemain.

Diceritakannya,Ketika masuk asrama mahasiswa IPB Ekasari Sempur Bogor tahun 1964, dirinya diminta membantu mengurus kebutuhan vital yaitu pangan. Karena kemerosotan ekonomi saat Orla, harga bahan pokok melonjak. Beras sulit didapat, mahasiswa harus makan nasi campur jagung. Selain berusaha melalui koperasi mahasiswa, saya pernah membeli beras jagung ke Sukabumi, diangkut dengan kereta api dan becak. Sebagai hiburan, Syahrudin melanjutkan hobi olahraga yaitu sepakbola dan bulutangkis.
Pada tahun 1965, bersamaan dengan penyelesaian tugas akhir pendidikan, ia mengikuti Bimbingan Massal (Bimas) peningkatan produksi padi di Karawang.

Baca Juga  Minimalisir Penularan Corona, Pemkot Sungai Penuh Tutup Sementara Tempat Wisata
Seminar di cisarua era Pak Hasymi Muchtar

Pada tahun 1967 Syahrudin bergabung ke dalam Yayasan Pembangunan Daerah Gemah Ripah Loh JInawi yang berkedudukan di Bogor. Melalui Yayasan ini ia mendapat berbagai pengalaman praktis dalam pembangunan daerah.

Ketika masih mahasiswa, ternyata Syahrudin pernah pula ikut dalam perlombaan membaca Al-Quran dan mengisi acara peringatan Hari Besar agama Islam di asrama maupun di kampus.

Namun, sejak mulai mengajar mulai tahun 1970 di Bogor, kegiatan non-kurikuler tidak banyak yang bisa ia kerjakan karena sudah sibuk dengan tugas yang berkaitan dengan Tridharma Perti dan pemenuhan kebutuhan keluarga.

Hal ini terus berlanjut sampai ia bertugas di Bappenas dan KemenegPPN di Jakarta. Kegiatan luar kantor, terutama setelah mendapat fasilitas rumah di Jakarta, ia melakukan hobi olahraga terutama tennis lapangan kebetulan berada  disamping rumahnya.

Pada awal tahun 1990, Syahrudin mulai terlibat dalam kepengurusan Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Jakarta. Pada tahun 1992, ketika itu, Bapak H. Fauzi Siin ditunjuk menjadi Ketua Umum dan dirinya dipercaya sebagai Ketua I. Kiprah  dalam Syahrudin organisasi HKK, akan kami paparkan secara runut dan lengkap dalam tulisan yang berjudul “Ka Mudeik Sarntak Dayung, Ka Ile Sarntak Satang”.

Berkat pengabdian selama bertugas, Syahrudin diberikan penghargaan dan tanda terima kasih dalam bentuk plakat dan piagam.

Berikut ini berbagai penghargaan yang diterima oleh H. Syahrudin Semat ,selama masa pengabdiannya 

Juara I Sepakbola Kedjuaraan POR Antar Perti, Akademi Pertanian Tjiawi, 1963
Partisipasi dalam Proyek Pangan Dwi Sri Djaja, Pemda Tk.II Karawang, 1966
Penataran Tingkat Instansi Pusat Bappenas, Menko Ekuin/Ketua Bappenas, 1979
Keberhasilan Uji Coba Alat Pengolah Sagu, Perusahaan Surya Medal, Bogor, 1981
Sebagai Anggota Pokja Kependudukan dan Pemukiman, Kenteri PPLH, 1983
Partisipasi dalam Temu Karya Nasional Pemantapan Peran Pemuda Mensukseskan Program Transmigrsi, Tarakan, Kaltim, DPP KNPI, 1986.
Pertisipasi pada Penobatan Pemangku Adat Dusun Sungaipenuh, Panitia Kanuhei Sko Limo Luhah Sungai Penuh dan Dusun Bernik, 1991
Penyaji/peserta Seminar Potensi dan Pengembangan Daerah Kerinci, Cisarua Bogor, Himpunan Keluarga Kernci Jakarta dan Sekitar, 1992.
Pentaloka Pengembangan SDM bagi Pejabat Eselon I & II, Departemen Tansmigasi dan Perambah Hutan, Puslit Pranata Pembangunan UI, 1993
Partisipasi dalam Kongres Nasional “Al-Qur’an, IPTEK Serta Upaya Meningkatkan Kesejahteran Umat”, Univ.Islam Riau-ICMI-Pemda Tk. I Riau, 1994
Satyalancana Karya Sapta (25 Tahun), Presiden RI, 1994
Peran Serta sebagai Peserta dan Pembahas Utama pada Diskusi Panel Forum, Mabes TNI-AD –Sekolah Staf dan Komando, Bandung, 1995.
Penataran KBG-B Angkatan I, Unit Korpri Set.MenPPN/Bappenas, Jakarta, 1995.
Penataran P-4 Eselon II dan Bupati/KDH Tk.II, Angk. XII, BP-7 Jakarta, 1995.
Partisipasi dalam Konferensi Internasional Tingkat Menteri Tentang Pembangunan Infrastruktur Di Asia Timur, Bappenas, Jakarta, 1996.
Satyalancana Karya 30 Tahun, Presiden R.I., 1997
Participating in the Workshop International Commercial Microfinance for the Working Poor, PT. Bank BRI (Persero), Jakarta, 1997
Pemakalah pada Seminar Pemberdayaan Petani & Pengusaha Kecil Melalui Agribisnis Pola Kemitraan di Lahan Kering, Peragi, Bandar Lampung, 1997.
Satyalancana Wira Karya, Presiden R.I., 1999
Peserta Rakornas II Pengelolaan Lingkungan Hidup, Meneg LH, 1999

Baca Juga  Bentuk kepedulian Satgas TMMD membantu warga membuat Jamban di Desa Sungai Ning*

Editor : Lemy yose

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here