BMKJ Nasional Peduli Covid-19, Mahasiswa Rantau Asal Jambi Dapat Santunan

0
323

 

Bogor РUntuk kesekian kalinya Badan Musyawarah Keluarga  Jambi(BMKJ) Nasional menggalang solidaritas dan kepedulian di masa pandemi Covid-19, kali ini BMKJN memberikan santunan pada putra-putri rantau asal Jambi yang tengah kuliah di berbagai perguruan tinggi, sekolah maupun nyantri pesantren di seantero Jabodetabek.

Pada Minggu (2/8) kemaren BMKJ Nasional mengumpulkan mahasiswa, pelajar dan santri perantauan asal Jambi, di Sekretariat Yayasan/PAUD Al-Huda, Kampung Bojong Jengkol, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini diprakarsai oleh BMKJ Nasional, berkolaborasi dengan Tim Tanggap Covid-19 BMKJN Bogor. Dihadiri 50 orang mahasiswa, pelajar dan dantri rantau asal Jambi di Jabodetabek.

Hadir pula sejumlah petinggi BMKJ Nasional, yakni Sekjen BMKJ Nasional, Suarna Dijaya, mewakili Ketua Umum BMKJ Nasional Irjen Pol Syafril Nursal, Kabid Ekonomi BMKJ Nasional, Ike Agung, Kabid Sosial BMKJ Jakarta, Saeful Ashadi, dan Ketua Tim Tanggap Covid-19 BMKJ Bogor, Ustadz Abdul Halim Yahya.

Sekjen BMKJ Nasional, Suarna Dijaya, mengatakan, kegiatan ini digagas sebagai wujud kehadiran organisasi dan kepedulian paguyuban keluarga Jambi bagi mahasiswa, pelajar dan santri asal Jambi yang tengah studi di sekitar Jabodetabek.

Baca Juga  Tak Ada Pelanggaran, Kasdam II/Sriwijaya Bangga Terhadap Prajurit Kodim 0417/Kerinci

“Pandemi Covid-19 dengan Ibu Kota Jakarta sebagai episentrum, yang sudah berlangsung selama sekitar lima bulan, membuat banyak orang terkena dampak dan kesulitan. Karenanya, kampi galang santunan bagi adik-adik pelajar, santri dan mahasiswa asal Jambi yang tengah studi di Jabodetabek,” tegas Suarna Dijaya yang juga petinggi LP3I ini

Suarna mengemukakan, pemberian santunan kepada putra-putri rantau asal Jambi merupakan ikhtiar BMKJ Nasional dalam membantu meringankan beban dalam menghadapi dampak Covid-19.

“Biaya hidup di Jabodetabek sangat mahal, apalagi untuk mahasiswa atau pelajar rantau sangat terasa. Kondisi ini diperparah oleh pandemi corona yang melanda negeri. Semoga santunan dari BMKJ Nasional ini membangkitkan semangat kebersamaan di situasi sulit dan sedikit meringankan beban,” papar Suarna Dijaya.

Ketua Tanggap Covid-19 BMKJ Bogor, Ustadz Abdul Halim Yahya menambahkan, pihak BMKJ Nasional membagikan 100 paket santunan pada 100 orang penerima. Paket ini berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 kg, dan 5 bungkus mie instan.

Baca Juga  Sang Jenderal, Tokoh Sentral Di Balik Seminar Nasional & Rakernas HKKN

Abdul Halim Yahya yang juga ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sukaraja mengutarakan, BMKJ Nasional membagikan 100 paket sembako. Sebanyak 53 orang penerima merupakan mahasiswa, pelajar dan santri rantau asal Jambi.

Sedangkan 47 paket lainnya didistribusikan pada guru ngaji, yatim, dhuafa dan janda yang berdomisili di Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja.

“BMKJ Nasional bukan hanya memikirkan dan peduli pada warga rantau asal Jambi saja. Kami juga selalu berupaya peduli pada warga Bogor atau daerah lainnya di Jabodetabek, megingat pandemi corona sebagai bencana nasional dan BMKJ Nasional selalu bertindak dalam kerangka kebangsaan,” tegas Halim.

Sejak wabah corona melanda, Abdul Halim selalu ketua MWCNU Kecamatan Sukaraja setiap bulan selalu menggelar pembagian sembako sebagai bentuk kepedulian. Sedikitnya 100 paket dibagikan pada dhuafa, janda dan guru ngaji.

Sebagian sembako yang didistribusikan antara lain berasal dari kepedulian keluarga besar BMKJ Nasional. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here