Buka Acara Jambi Future Talks, Ini Pesan Ketum BMKJ Untuk Milenial Jambi

0
442
Ketua umum BMKJ, Brigjen Pol Drs H. Syafril Nursal SH MH, memberikan sambutannya

KERINCIINDEPENDENT.COM,JAKARTA – Ketua Umum Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ), Brigjen Pol Syafril Nursal secara resmi membuka acara Jambi Future Talks ( JFT ) 2019  yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Jambi (FKMJ) cabang Jakarta.

Acara bincang, diskusi publik dan pengukuhan pengurus organisasi FKMJ Cabang Jakarta periode 2019-2020 ini diadakan pada Sabtu (14/09) di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat. Hadir  pada acara tersebut Wali Kota Jambi Syarif Fasha dan Turut hadir juga undangan lainnya Anggota Dewan Ketahanan Nasional Brigjen Pol Ismail Bafadal dan Nuzran Joher Anggota Lembaga Kajian MPR RI serta undangan lainnya. 

Ketua BMKJ dan Walikota Jambi didaulat sebagai anggota kehormatan FKMJ

Pada awal acara ini, perwakilan pengurus FKMJ cabang Jakarta terlebih dahulu mendaulat Syafril Nursal dan Syarif Fasha sebagai anggota kehormatan FKMJ, ditandai dengan pemberian atribut organisasi kepada keduanya. 

Senyum bahagia memancar di wajah Brigjen Pol Drs H. Syafril Nursal saat memberikan sambutannya. Ia mengatakan bahwa audiens yang didominasi oleh kaum muda, merupakan putra-putri daerah Jambi yang berpotensi menjadi para calon pemimpin masa depan.

Syafril menekankan pentingnya berpikir besar dalam kehidupan berorganisasi dan berkiprah demi kemajuan, bukan berpikir kecil, yang dapat diartikan dengan mengubah pola pikir yang semula destruktif menjadi konstruktif. 

Mengawali sharing di hadapan para mahasiswa perantau asal Jambi, saat ini, Syafril tengah mengkaderisasi puluhan mahasiswa di Sespimma Lemdiklat Polri di Lembang dengan berbagai keterampilan yang berorientasi pada jiwa kepemimpinan yang lebih mengayomi masyarakat.

Mereka kata Syafril, adalah mahasiswa dan pemuda-pemudi Jambi yang bergabung dengan anggota kepolisian berpangkat Ajun Komisaris Polisi yang senior, maupun Komisaris Polisi yang junior.

Mereka ditempa dengan berbagai kemampuan, termasuk kemampuan strategis dan interpersonal pendekatan NAC System, menjadi modal utama bagi para mahasiswa dan pemuda yang dilatih dibawah bimbingan Syafril demi menjadi kader pemimpin dalam organisasi sosial dan organisasi tempatnya mengabdi, yakni dalam tubuh Kepolisian RI. 

Baca Juga  Antisipasi Penanganan Corona, RSUD MHAT Kerinci Tambah Ruang Isolasi

KOMPAK DAN BERSATU ADALAH KUNCI

Keprihatinan Kasespimma Polri tersebut pun tersampaikan mengenai jiwa kepemimpinan kaum muda yang terus merosot seiring dengan melemahnya rasa persatuan para anggotanya di suatu organisasi.

Acara shearing dan fhoto bersama dengan mahasiswa perantau jambi

Menurutnya, kemunduran organisasi bisa terjadi apabila terdapat friksi yang dipantik oleh sekelompok yang senang dengan kemenangan sepihak, lalu pihak yang merasa kalah segera membentuk sel organisasi baru,

sehingga tujuan semula kaum tersebut dalam berserikat akan semakin jauh dari visi dan tujuannya. Kekompakan dan persatuan, sebagai pesan Syafril bagi pengurus FKMJ cabang Jakarta, harus terus dijaga jika ingin memulai suatu perubahan.  

Jenderal bintang satu ini juga menekankan, bahwa seorang pemimpin itu harus mampu merubah keadaan menjadi lebih baik, problem solver. Jangan di karenakan kalah berdebat, usulnya tidak ditermia  (dalam organisasi), kemudian keluar membentuk grup baru. Menghadapi tantangan sedikit, ngeles, keluar dari grup,” tutur Syafril dalam sambutannya. 

Meski demikian, Syafril merasa berbahagia karena melihat semangat, antusiasme, dan perhatian mahasiswa dan mahasiswi Jambi yang berkuliah di Jakarta akan pentingnya kerjasama dan rasa persatuan, bukan hanya menjaga semangat dan kerukunan primordial. Ini bisa dijadikan gairah baru demi membangun dan menjaga Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. 

MILENIAL KELUHKAN KARHUTLA

Sementara itu, Ketua FKMJ cabang Jakarta yang baru saja dilantik untuk periode 2019-2020, Reza Sirait, mengungkapkan keprihatinan para mahasiswa yang berhimpun dalam forum ini.

“Hari ini Jambi sedang mengalami kemunduran. Kabut asap selalu terjadi. Artinya apa? Pemprov Jambi tak dapat mengatasi bencana ini.” ujar Reza

Para peserta Jambi Future Talks (JFT) tahun 2019

Selain itu, ia mengatakan bahwa Pemprov Jambi gagal dalam mengelola sumber daya manusia dan menekan efek bencana, meskipun memiliki anggaran dana yang besar. 

Baca Juga  Ketua DPC Gerindra Sungai Penuh Tepis Issu Tentang Besarnya Biaya Survey

Reza menggaungkan bahwa Provinsi Jambi membutuhkan sosok yang tegas, berwibawa, fleksibel dan gesit dalam menuntaskan sejumlah problema yang dialami Provinsi Jambi, termasuk soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Belum lagi, lanjut Reza, tantangan besar yang dihadapi oleh para mahasiswa-mahasiswi asal Jambi yang berkuliah di Jakarta, dalam menghadapi dunia karir, kelak saat mereka lulus. Bonus demografi yang belum termanfaatkan sepenuhnya dengan minimnya lapangan pekerjaan serta sulitnya mendapatkan pekerjaan akan menjadi penghambat produktivitas.

Meskipun diakuinya, mahasiswa Jambi harus dengan sekuat tenaga mengakhiri kesan tertinggal bagi pengembangan sumber daya manusia, terkhusus mahasiswa perantau dari Jambi. Baginya, menyesuaikan diri dengan kompetisi di segala sektor dengan percepatan di segala aspek merupakan tugas berat, karena bila tak mampu, sumber daya manusia Jambi, termasuk mereka, akan tertinggal laju zaman.  

“Izinkan saya membangun Jambi, dengan mewakafkan diri saya untuk membangun Provinsi Jambi kedepan,” tegas Reza yang dibalas dengan riuh dan tepuk tangan audiens. 

Mengakhiri sambutannya, Reza mengungkapkan pesan Syafril untuk dirinya. “Seorang pemimpin haruslah memotong sama panjang, membelah sama besar, dan pantang padam sebelum membakar,” kenang Reza menirukan ucapan Syafril saat ia mengundang Ketua Umum BMKJ tersebut untuk hadir dalam acara dihari ini. 

Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama Wali Kota Jambi Syarif Fasha bersama Putri Indonesia Jambi 2019 Offie Dwi Natalia, kandidat doktor muda asal Jambi yang juga Ketua KNPI Provinsi Jambi Muhammad Arqon dengan topik  “Inovasi Pemimpin; Menyiapkan SDM Untuk Wujud Aktual Masa Depan Jambi”. [Red] 

  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here