Camat DKB, Pardinal Rusel Bantah Keras Lakukan “Pungli”

0
281
Pardinal Rusel, Camat Danau Kerinci Barat.

KERINCIINDEPENDENT.COM –Camat Danau Kerinci Barat (DKB), Pardinal Rusel membantah keras tudingan yang menyebutkan bahwa ia melakukan pungutan terhadap beberapa kepala Desa di Kecamatan Danau Kerinci Barat (DKB).

Pardinal Rusel yang juga mantan wartawan Kerinci Independent  ini menyebutkan, pemberitaan di salah satu media online Kerinci beberapa waktu lalu sangat menyudutkan dirinya serta tidak berdasarkan fakta yang ada.

”saya siap bersumpah bahwa berita miring yang menyebutkan bahwa saya pungut dana kepada sejumlah Kades terpilih sejumlah puluhan juta tidak benar sama sekali,”ujar Pardinal.

Pardinal mengatakan, tidak benar bahwa ada pungutan yang dilakukannya terhadap para calon Kades yang mendaftarkan diri pada pemilihan Kades yaitu, Desa Serumpun Pauh, Bukit Pulai, Sumur Jauh, Permai Baru dan Koto Baru Semerap.

Baca Juga  Ini Hasil Kerja TPF IAIN Kerinci, Tidak Ada Saksi & Korban

Disebutkannya,Saat  prosesi Pilkades berlangsung , ia belum dilantik sebagai camat Danau Kerinci Barat.

“pada saat prosesi pilkades tersebut saya belum dilantik menjadi Camat Danau Kerinci Barat” ungkapnya.

Pardinal juga membantah , bahwa tidak benar adanya pungutan terhadap Kades yang jumlahnya mencapai Rp. 100 juta, yang ada hanya sumbangan Rp. 1 juta bagi kades yang dilantik.

Soal sumbangan yang 1 juta itu,   diserahkan kepada Panitia Pelaksana Pelantikan dan digunakan sepenuhnya untuk biaya penyelenggaraan pelantikan.

“Besaran sumbangan Rp. 1 juta tersebut berlaku sama bagi semua Kades yang dilantik di Kabupaten Kerinci pada saat itu” terang Pardinal didampingi iparnya Joni Yanto mantan redaktur harian Jambi ekspres.

Informasi miring ini kata Pardinal telah mencoreng nama baiknya sekeluarga, ia menduga ada orang yang sengaja ingin menjatuhkan nama baiknya.

Baca Juga  Di Kerinci, Babinsa Timbun Jalan Provinsi Yang Rusak 

“Padahal saya sudah bekerja dengan sebaik-baiknya, baru sebulan saya dilantik, Kecamatan Danau Kerinci Barat sudah meraih prestasi seperti Juara Umum 3 Lomba Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) dari 18 Kecamatan” ujarnya.

Kemudian penanggulangan banjir di Desa Tanjung Pauh Mudik dilakukan gotong royong bersama masyarakat, dan pihak terkait.

“ untuk penanggulangan banjir sudah diusulkan juga anggaran sebesar Rp. 400 juta untuk membangun bronjong penahan air di Desa Bukit Pulai” terang Pardinal.

Reporter : Lemy yose

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here