Cerita Sukses Kepala Desa Siulak Kecil Hilir, Dipuji Ketua Tim Lomba Karena Memiliki Gedung PKBM Termegah Di Kerinci

0
692

KERINCI– Kepala Desa Siulak Kecil Hilir Atri Arga mendapat pujian secara spontan dari Ketua Tim penilai lomba Desa berprestasi tingkat Kabupaten Kerinci Buswarya, S.Pt, M.Si. ketika tim penilai lomba mengunjungi Desa Siulak Kecil Hilir kemaren.

Buswarya yang ditunjuk menjadi ketua tim penilai lomba Desa di Kabupaten Kerinci tahun ini merasa takjub melihat megahnya gedung PKBM milik Desa Siulak Kecil Hilir yang dibangun dari anggaran Dana Desa.

Saking takjubnya Buswarya menyebut bahwa gedung PKBM Desa Siulak kecil Hilir adalah yang termegah di Kabupaten Kerinci.

”  Saya sudah berkeliling  ke berbagai desa yang ada di kabupaten kerinci, hanya di desa siulak kecil hilir ini saya  melihat gedung yang amat megah yang di bangun dari dana desa,” ujar Buswarya dihadapan warga dan tim penilai lainnya.

Kemegahan gedung PKBM Milik Desa Siulak Kecil Hilir bukanlah satu satunya kebanggaan warga Siulak Kecil Hilir, masih banyak prestasi lainnya yang telah diukir oleh pemerintahan Atri Arga sebagai kepala Desa .

Banyak terobosan dan program cerdas yang telah dilakukan oleh Atri Arga selama menjabat sebagai Kades Siulak Kecil Hilir sehingga menjadikan Desanya sebagai utusan Kecamatan Siulak dalam lomba Desa berprestasi tingkat Kabupaten Kerinci tahun ini.

Baca Juga  Diakhir masa Bhaktinya, Kades Mekar Sari Genjot Pembangunan Infrastruktur

Atri Arga mulai menjabat sebagai Kepala Desa Siulak Kecil Hilir pada tanggal 16 Oktober 2017, setahun masa jabatannya ia langsung menggenjot pembangunan gedung PKBM yang terkenal dengan kemegahannya itu.

” Gedung PKBM itu saya bangun tahun 2018, ini program monumental yang harapkan menjadi sejarah karir saya,” ungkap Atri.

Drainase ala Singapura ditargetkan selesai tahun 2020 ini

 

 

Di tahun yang sama, Atri yang dikenal juga sebagai mantan jurnalis di salah satu media lokal Kerinci ini juga mengembangkan program ekonomi kerakyatan dengan membuat program pengembangan bibit kentang G2.

Atri Arga ternyata memang sangat senang berinovasi, setelah sukses membangun gedung PKBM yang menjadi buah bibir masyarakat lantaran kemegahannya , Tahun 2019 lalu, ia kembali membuat inovasi dengan membangun Drainase yang disebut sebutnya sebagai ” Drainase ala Singapura”

” InsyaAllah tahun 2020 ini pembangunan drainase “ala Singapura ” kita targetkan akan selesai,” tambah Atri.

Program pemberdayaan masyarakat juga tidak luput dari inovasi sang kades , ketika melihat potensi tebu yang dihasilkan oleh warganya sangat berlimpah , maka timbul pemikirannya untuk memamfaatkan ampas tebu sebagai bahan baku untuk dijadikan keripik ampas tebu.

Baca Juga  HIMAPINDO mengadakan Talk Show Kepemudaan di Universitas Pelita Bangsa

” Karena hampir 40% penduduk Desa Siulak Kecil Hilir merupakan petani tebu, maka saya pikir apa salahnya kita manfaat ampas tebu yang biasanya terbuang begitu saja kita manfaatkan untuk dibuat menjadi keripik ampas tebu,” sebut Atri.

Ia yakin, pengembangan keripik ampas tebu ini memiliki potensi besar nantinya dan bisa menjadi pendapatan tambahan bagi penduduk Siulak Kecil Hilir.

” Sudah kita coba memperkenalkan keripik ampas tebu ini sebanyak 50 bungkus saat HUT kota Sungai penuh tahun lalu, Alhamdulillah habis terjual semuanya,” ungkapnya.

Atri menambahkan, Semua pengembangan usaha tersebut semuanya dikelola oleh BUMDes, termasuk juga organt tunggal yang dibeli dari anggaran Dana Desa tahun 2019 lalu.

BUMdes Desa Siulak Kecil Hilir sendiri saat penilaian lomba Desa berprestasi mendapat apresiasi tinggi dari tim penilai , hal ini ditandai dengan diberinya penilaian  Kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) 60% dalam.arti  dianggap sebagai BUMDes kategori maju.

 

Editor : Lemy Yose

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here