Diduga Markup, BPD Desa Koto Baru Tanah Kampung Minta Inspektorat Audit Pembangunan Gedung Serba Guna

0
290
Penampakan fisik Pembangunan gedung serba guna Desa Koto Baru Tanah Kampung yang menghabiskan dana seratus juta.

SUNGAI PENUH– Pembangunan gedung serba guna Desa Koto Baru, Tanah Kampung disorot oleh warga setempat.

Pasalnya, gedung yang dibangun tahun 2019 dengan menggunakan Dana Desa (DD) itu hingga saat ini hanya sebatas tegak besi saja.

Sementara didapat informasi bahwa kegiatan pembangunan gedung itu menghabiskan anggaran seratus juta.

Kondisi gedung yang hanya sebatas tegak besi ini membuat anggota BPD Desa Koto baru Jon meradang.

” ya, kami masyarakat desa koto baru sangat kecewa dengan pekerjaan gedung serbaguna yang menghabiskan dana seratus juta, namun pekerjaan yang nampak hanya sebatas tegak besi saja” Sebut Jon, yang juga seorang aktivis di Kota Sungai penuh ini.

Diapun mencurigai terjadi  markup pada pekerjaan gedung serba guna ini.
” kalau dinilai pekerjaan seperti ini paling menghabiskan dana sekitar enam puluh juta, Tapi  keterangan dari kades pekerjaan ini menelan dana seratus juta, ” terang dia.
Ditambahkannya, ia atas nama masyarakat koto Baru meminta pihak inspektorat untuk mengaudit langsung fisik gedung yang menelan dana seratus juta tersebut.
” Kami Masyarakat Koto Baru meminta kepada pihak Inspektorat untuk turun kelapangan cek langsung pisik yang menelan dana seratus juta,” ungkapnya.
Hingga berita ini di terbitkan pihak dari pemdes Koto Baru Tanah Kampung belum bisa di minta keterangan (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here