HKKN Bantu Warga Sungai Penuh Yang Terlantar Di Papua

0
350
Para pedagang asal Koto baru dan Pesisir bukit di Papua menyampaikan terima kasih mereka kepada HKKN yang telah membantu mereka

JAKARTA РAkhirnya warga Kota Sungai penuh yang terlantar karena tidak diperbolehkan keluar rumah karena Covid-19 di Jayapura-Papua bisa bernafas lega, setelah Ketua umum HKKN Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal SH MH menginstruksikan Warga HKKN menggalang dana guna membantu  mereka yang berprofesi sebagai pedagang keliling ini.

Tidak membutuhkan waktu lama, begitu mendapat ajakan dari ketua umum HKK Nasional, maka sejumlah donasi pun akhirnya terkumpul dan dikirim untuk membantu puluhan warga sungai penuh asal Koto Baru dan Pesisir bukit yang terlantar di bumi Papua ini.

Irjen Pol Syafril Nursal Ketua umum HKK Nasional langsung menggerakkan warganya untuk menyisihkan sedikit uang untuk membantu kelangsungan hidup pedagang asal Koto Baru dan Pesisir bukit ini.

Baca Juga  Ketua HKKN Brigjen Pol Drs H. Syafril Nursal .SH.MH Kukuhkan Kepengurusan HKKN Kota Bengkulu Periode 2019/2024

” Ya, begitu dapat kabar, ketua umum langsung mengajak warga HKKN untuk membantu mereka yang terlantar di Jayapura dan Alhamdulilah sudah dikirim hasil Donasi tersebut kepada mereka di Jayapura” ujar Porseda Risman, Sekjen HKKN

Salah seorang warga Kota Sungai penuh di Jayapura melalui video menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada donatur warga HKKN dibawah pimpinan ketum Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal.

” Kami warga Sungai penuh di Papua mengucapkan terima kasih kepada HKKN dibawah pimpinan pak Syafril Nursal yang telah membantu kami, semoga Allah memberikan pahala yang berlipat,” ujar seorang perwakilan warga di video tersebut.

Seperti diberitakan, sebanyak 45 orang warga Kota Sungaipenuh asal Koto Baru dan Pesisir Bukit yang berada di Jayapura terlantar karena terdampak setelah pemerintah Papua melarang warganya keluar rumah.

Baca Juga  Ketum HKKN/BMKJ Brigjen Syafril Nursal Gelar Buka bersama Dengan Masyarakat Kerinci & Jambi Jabodetabek

Akibatnya, para pedagang warga Kota Sungai penuh ini kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bahkan tidak mampu membayar sewa rumah yang mereka tempati.

Editor : Lemy yose

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here