Ini Pengakuan Toni Yang Tersesat Di Pariaman, Terlantar 2 Hari Di Bukit tinggi, Tersesat Sampai Di Pariaman dan Diselamatkan Oleh Pengurus HKKN

0
434
Iptu Surnafri ( ketua HKKN Pariaman) dan Aipda Hendri Haryono ( wakil ketua HKKN Pariaman) bersam Toni ( tengah) warga tanah kampung yang tersesat di Pariaman.

Padang Pariaman – ketua dan wakil ketua HKKN Padang Pariaman, Iptu Surnafri dan Aipda Hendri Haryono bergerak cepat begitu mendapat informasi bahwa ada warga Mekar Jaya, Tanah Kampung Kota Sungaipenuh bernama Toni yang nyasar di Pos PAM OPS ketupat di Koto Mampang, Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar.

Ketua HKKN Kab/Kota Pariaman Iptu Surnafri yang juga wakapolsek  VII Sungai Sarik bersama Aipda Hendri Haryono wakil ketua HKKN yang kesehariannya bertugas sebagai Dantim Gagak Hitam Reskrim Polres Padang Pariaman ini, langsung menjemput Toni begitu mendapat telpon dari anggota lainnya di pos PAM OPS Ketupat Singgalang 2020, Simpang koto Mambang

Iptu Surnafri dan Aipda Hendri Haryono ( ketua dan wakil ketua HKKN Padang Pariaman ) membawa Toni untuk di cek kesehatan di RSUD Pariaman

Sebelumnya  Toni diantarkan oleh masyarakat ke Pos PAN Ops Ketupat Singgalang 2020 Simpang Koto Mambang kebetulan sebagai Kapospam nya adalah Iptu Surnafri  Ketua HKKN Kab/Kota Pariaman.

Baca Juga  Menang IKCI, Sungai Penuh Diakui Sebagai Kota Cerdas Di Indonesia

Masyarakat yang mengantar ke Pos PAM OPS ketupat 2020, Kebetulan saya komandan Pos PAM itu dan mereka mengetahui kalau saya berasal dari Kerinci, maka saya ditelpon,Saya di telpon 2 kali oleh petugas Pos PAM dan tidak diangkat karena lagi sholat tarawih dirumah, lalu petugas menghubungi Aipda Hendri Wakil ketua HKKN yang lansung menjeput Toni ke Pos PAM Simp. Koto Mambang dan dibawa ke Polres kemudian saya dan Aipda Hendri membawa Toni Cek Kesehatan ke RSUD Padang Pariaman setelah cek kesehatan dibawa untuk di inapkan buat sementara di rumah Wakil Ketua HKKN Pariaman Aipda Hendri, “ terang Iptu Surnafri.

Iptu Surnafri menerangkan, dari informasi yang diperoleh dari Toni menyebutkan kalau dia sempat terlantar selama dua hari di kota Bukit tinggi, Toni mengaku kalau ia ke bukit tinggi bersama seorang temannya untuk mencari pekerjaan, namun di kota jam gadang itu ia ditinggal oleh temannya tersebut hingga terlantar selama dua hari.

Baca Juga  Kerinci Dilanda Suhu Dingin, Ini Penjelasan Pakar Geologi UGM

Ditambahkan oleh Iptu Surnafri, dari penuturan Toni menyebutkan, karena tidak punya bekal lagi, maka Toni berjalan kaki selama dua hari mengikuti arah jalan ke Padang , namun di simpang sicincin ia berbelok ke kanan dan akhirnya tersesat di Simp. Koto Mambang Kec. Patamuan Kab. Padang Pariaman.

Saat ini kata Iptu Surnafri, buat sementara  Toni di tempatkan di rumah Aipda Hendri  di lubuk alung dan pihak HKKN Pariaman masih melakukan koordinasi dengan pihak polres Kerinci untuk pemulangan ke kerinci.

” Rencananya akan kita pulangkan, namun saat ini terkendala transportasi angkutan umum ke Kerinci tidak ada/ tidak beroperasi,” terangnya.

Editor : Lemy yose

.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here