Jadi Pembicara Seminar Nasional HKKN, AL Haris Paparkan Tentang “Potensi Integrasi Pengembangan Wisata Regional Merangin-Kerinci”

0
460
Dr. H.Al Haris,S.Sos MH bersama mantan menteri pariwisata H. Marzuki Usman di acara Seminar Nasional HKKN

Bupati Merangin Dr.H.Al Haris S.Sos,MH menjadi salah satu pembicara pada Seminar Nasional Himpunan Keluarga Kerinci (HKKN) Nasional di Avenzel Hotel & Convention Center, Cibubur, kemaren Minggu (22/02)

Dalam penyampaian materinya, Al Haris menyampaikan tentang potensi kawasan wisata integrasi Merangin-Kerinci menjadi kawasan wisata andalan provinsi Jambi.

Bupati Merangin yang juga salah seorang Bacalon Gubernur Jambi ini mengatakan, Merangin dan Kerinci memiliki persamaan Alam dengan Kerinci terutama tiga kecamatan yaitu, lembah Masurai, jangkat dan Sungai tenang, secara histori adat juga memiliki kesamaan yakni dikenal sebagai kerinci rendah dan Kerinci tinggi.

Persamaan ini menurut Al Haris, menjadi peluang untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata terintegrasi, apalagi terangnya, jika berbicara tentang pariwisata Jambi tidak bisa dipisahkan dengan Kerinci sebagai branding-nya baru Merangin dan Muara Jambi.

” Jika kita bicara pariwisata Jambi, tidak bisa dipisahkan dengan Kerinci, karena merupakan branding nya pariwisata Provinsi Jambi, setelah itu menyusul Merangin dan muara Jambi, ” ujar Al Haris.

Baca Juga  Rakernas II PB-HKKN Akan Usung Tema " Menjadikan Kerinci- Jambi Destinasi Wisata Bertaraf Internasional: Arah Kebijakan, Tantangan, dan Peluang.”

Sebenarnya sebut Haris, ia dan bupati Kerinci mempunyai program yang sama yakni ingin mempercepat pengembangan wisata kepada masyarakat, namun menurutnya kendala klasiknya adalah persoalan infrastruktur jalan.

Untuk itu lanjut Haris, guna mewujudkan kawasan wisata integrasi Merangin-Kerinci, faktor utama yang harus segera dibenahi adalah infrastruktur terutama jalan.

” Merangin dan Kerinci memiliki potensi wisata, namun persoalannya adalah dukungan infrastruktur jalan yang masih harus ditingkatkan,” sebut Haris.

Berikut cuplikan video paparan Dr.H.Al Haris S.Sos. MH dihadapan peserta seminar nasional HKKN :

Dihadapan peserta seminar, Al Haris mengatakan, guna menjadikan Kerinci – Merangin sebagai kawasan wisata terintegrasi sudah ada regulasi yang bisa dijadikan payung hukum yaitu, MOU antara Pemkab Merangin-Kerinci no.134.4/441/Bappeda/2018.180/12/HK-2018 tentang kerjasama antar daerah.

Baca Juga  Buka Acara Jambi Future Talks, Ini Pesan Ketum BMKJ Untuk Milenial Jambi

Kemudian regulasi lainnya adalah, perjanjian kerjasama antar dinas pariwisata Merangin dan Kerinci Nom 17/PKS/XII/2018 tentang pengembangan pariwisata dan kebudayaan.

Dipaparkannya, perancanaan kedepan yang perlu dilakukan adalah, penguatan rencana induk pengembangan pariwisata Provinsi Jambi (Master plan), kemudian sebutnya penguatan rencana induk pengembangan pariwisata kawasan Kerinci-merangin (Regional Plan) dan pembentukan kelembagaan badan khusus kawasan pariwisata KERINCI- Merangin.

Haris juga menambahkan, harapan dari program wisata terintegrasi ini adalah kawasan Kerinci-merangin nantinya akan menjadi destinasi utama pariwisata provinsi Jambi.

” Harapan kedepan, kawasan integrasi wisata Kerinci – Merangin akan jadi destinasi utama di provinsi Jambi,” tambah Al Haris.

Kawasan wisata terintegrasi Kerinci- Merangin diharapkan akan menjadi destinasi wisata nasional dan internasional , sehingga pada akhirnya akan mampu berimplementasi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat di kedua Kabupaten.

Reporter : Lemy yose

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here