Jonni Mardizal ” Mendah Kincai ” mewakili Menpora RI pada Sidang AMMY di Vientient, Laos

0
589
Dr.Jonni Mardizal mewakili Menpora RI selaku pimpinan AMMY 2017-2019. ( fhoto/dok.kmpora)

KERINCIINDEPENDENT.COM-JAKARTA-Jonni Mardizal,MM salah satu putra terbaik Kerinci dan Jambi di Jakarta dipercaya mewakili Menpora RI Imam Nahrowi Pada kegiatan pertemuan Menteri yang menanangani Kepemudaan Negara Asean (Asean Ministerial Meeting on Youth/ AMMY) di Vientiane, Laos Kamis, 19 Juli 2019,

Pimpinan Delegasi RI Dr.Jonni Mardizal bersama para menpora se-Asia tenggara pada pertemuan AMMY di laos (fhoto/kmpora)

Pada kesempatan pertemuan para Menteri Pemuda dan olahraga se- Asia Tenggara ini, Menpora RI Imam Nahrawi selaku Ketua AMMY priode 2017-2019 melalui Staf Ahli Menteri bidang Ekonomi Kreatif Jonni Mardizal, resmi menyerahkan kepemimpinannya kepada Laos, yang diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Lao Yuoth Union (Menpora Laos) untuk priode 2019-2021.

Pada pertemuan iniJonni Mardizal yang mewakili Pemerintah Republik Indonesia dan sebagai Ketua AMMY bahwa dua tahun lalu menyampaikan, Indonesia dipercaya memimpin AMMY setelah menerima penyerahan AMMY dari ketua sebelumnya Kamboja.

Jonni Mardizal menerima cindera mata pada pertemuan AMMY (fhoto/kmnpora)

Pada hari ini sebut Jonni, AMMY telah melakukan perjalanan untuk menindaklanjuti kesempatan baik itu. AMMY telah berusaha untuk mengkonsolidasikan dan meningkatkan pekerjaannya sebagaimana diamanatkan oleh Deklarasi Jakarta dari Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN tentang Pemuda 1992.

Baca Juga  Fix, Tahun Ini Proyek Jalan Keliling Danau Dilanjutkan

Dilanjutkan oleh Jonni, selama dua tahun kepemimpinan Indonesia AMMY telah banyak berkontribusi untuk menindaklanjuti tema “Proliferating Youth Entrepreneurship” melalui implementasi Rencana Kerja ASEAN tentang Pemuda 2016-2020.

Dihadapan para menpora se-asia tenggara Jonni menyampaikann juga, AMMY dengan dukungan Kelompok Kerja yang berdedikasi dan tim dari Sekretariat ASEAN,telah menyelesaikan banyak pekerjaan dan acara serta banyak dokumen penting termasuk pedoman, kerangka acuan dan lainnya sehingga memungkinkan AMMY berfungsi sebagai badan sektoral yang berpusat pada masyarakat.

Jonni mardizal bersama salah satu delegasi peserta AMMY

Selain itu, pencapaian AMMY tambah Jonni jelas terlihat karena 62% dari 45 program dalam Rencana Kerja dilaksanakan, yang mengatakan bahwa sejumlah besar pekerjaan telah dilakukan.

” Indonesia telah berhasil melaksanakan ASEAN Youth Interfaith Camp 2018 dan 2019, dan ASEAN Youth Expo 2018. Filipina dengan ASEAN Day for Youth in Youth in Climate Action, Malaysia dengan The ASEAN Youth Volunteer Programme 2018, ASEAN Youth in Action oleh Singapura, serta pengembangan Indeks Pengembangan Pemuda ASEAN ” ujar Jonni Mardizal

Baca Juga  Wawako Zulhelmi Lepas Kafilah MTQ

lebih lanjut putra Sungai penuh bergelar Depati Satiodo ini menyampaikan, terlepas dari pencapaian luar biasa itu, masih banyak yang harus dicapai dalam Rencana Kerja ASEAN tentang Pemuda 2016-2020, seperti sub-tujuan 5 tentang peningkatan kompetensi pemuda dan ketahanan dengan keterampilan teknologi dan manajerial karena merupakan program yang paling sedikit diimplementasikan, untuk itu diharapkan agar semua anggota AMMY dapat melaksanakan sub-tujuan ini dalam perumusan selanjutnya dari Rencana Kerja ASEAN tentang Pemuda.

kegiatan dua tahunan ini dibuka langsung oleh Wakil Perdana Menteri Laos Mr. Sonexay Siphandone dan diikuti oleh seluruh negara anggota Asean. Sedangkan delegasi Indonesia selain Jonni Mardizal turut serta juga Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Soleh, Asdep Kemitraan dan Penghargaan pemuda serta Staf KBRI Laos.

Reporter : jefrigo
Editor : lemy yose

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here