Mengenal Lebih Dekat Trio “S” Punggawa BMKJ Nasional

0
647
Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal SH MH ( Ketum BMKJ Nasional), Suarna Dijaya ( Sekjen BMKJ Nasional) & Syauki Amin ( Ketua Harian BMKJ Nasional)

Organisasi para perantau asal Jambi yang bernama Badan Musyawarah Keluarga Jambi ( BMKJ) dewasa ini terus berkembang menjadi organisasi besar. Kalau sebelumnya organisasi ini hanya menghimpun para perantau Jambi di Jakarta dan sekitarnya, kini BMKJ telah mengembangkan sayapnya menjadi organisasi Nasional dengan nama BMKJ Nasional.

Pengembangan ini merupakan langkah maju yang dibuat oleh para pengurus besar (PB) BMKJ Nasional yang berisikan tokoh-tokoh Nasional asal Jambi.

BMKJ Nasional pun merangkul semua elemen yang berbau “Jambi” termasuk melibatkan semua unsur didalamnya, seperti tokoh politik, pengusaha, TNI/Polri, Mahasiswa/ pelajar, sehingga organisasi yang di ketua oleh Kapolda Sulteng Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal ini benar – benar menjadi wadah pemersatu bagi perantau asal Jambi se-Nusantara.

Pada edisi ini, kerinciindependent.com mencoba mengangkat profil tiga orang tokoh sentral di tubuh PB BMKJ Nasional , yang menjadi sosok penting dibalik menggeliatnya organisasi perantau Jambi ini.

Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal SH.MH ( Ketua Umum  BMKJ Nasional)

Irjen Pol Drs H. Syafril Nursal SH MH ketua umum BMKJ Nasional

Irjen Pol. Drs. H. Syafril Nursal, S.H., M.H. Salah seorang putra terbaik Jambi yang kini mengemban tugas sebagai Kepala Polisi Daerah ( Kapolda) Sulawesi Tengah

Irjen Pol. Syafril Nursal merupakan ketua umum  BMKJ Nasional yang dipilih secara demokratis melalui mubes BMKJ tahun lalu.

Jenderal bintang dua ini lahir di Kerinci 4 Oktober 1962, sejak kecil Syafril Nursal memang sudah bercita cita menjadi seorang Polisi

Usai menamatkan pendidikan di SMA Negeri 1 Kota Jambi pada 1982, Syafril muda memutuskan mendaftar Akabri Kepolisian dan lulus pada 1986.

Berbagai medan tugas dan kepemimpinan di lingkungan Polri ia jalani dengan totalitas tinggi, dari jenjang terendah di tingkat sektor hingga tingkat daerah dan nasional.

Perjalanan karir seorang Syafril, diawali dari Waka Polsektif Polda Kalbar tahun 1986, setahun kemudian ia dipercaya sebagai Kapolsek Polda Kalbar, Tahun 1988 diangkat sebagai Kapolsektif Polda Kalbar.

Dalam rentang tahun 1986 hingga 1996, Syafril yang merupakan Alumnus Akpol terbaik ini memimpin beberapa Mapolsek, diantaranya sebagai Kapolsekta  Pontianak Polda Kalbar (1990), Pamin Ops Puskodal Ops Polda Metro Jaya (1993), Kapolsek Bekasi (1994) dan Kapolsek Metro Matraman (1996).

Setelah malang- melintang di Mapolsek, tahun 1998, Syafril Nursal dipercaya sebagai Kasat Serse Polres Metro Jakarta Utara , setahun kemudian ia diangkat sebagai Wakapolres Metro Jakarta Barat.

Tahun 2000, Syafril promosi Penyidik Wreda Ahli Korserse Polri dan Pamen Sespim Polri.

Tahun 2001 ia menyebrang ke Jawa Timur menjadi Kasat Serse Polwiltabes Surabaya dan setahun kemudian diangkat sebaga Kapolres Lumajang (2002).

Setelah Tiga tahun menjabat sebagai Kapolres Lumajang, selanjutnya tokoh kharismatik ini dipercaya sebagai Kapolres Jember tepatnya tahun 2005.

Selanjutnya, tahun 2006 Sosok yang dikenal tegas ini mengabdikan diri di Polda Riau sebagi Direktur Narkoba Polda Riau.

Cuma sebentar sebagai Dir Narkoba, di tahun 2006 itu juga ketua BMKJ ini dipercaya sebagai Kapoltabes Pekanbaru.

Dua tahun menjabat sebagai Kapoltabes Pekanbaru, selanjutnya ia ditarik ke Mabes Polri dengan jabatan Kakorsis Selapa Lemdiklat Polri (2008), Pamen SDE SDM Polri (2010), Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri (2010) dan Wadirtipidkor Bareskrim (2011).

Tahun 2013 jenderal yang namanya biasa disingkat “SN” ini menjabat sebagai  Irwasda Polda Aceh dan setahun kemudian sebagai Irwasda Polda Sumut.

Baca Juga  Hari ini Tim Wasev Kemenhan Kunjungi Lokasi TMMD Ke 104 Kerinci

Irjen Syafril kembali ditarik ke Mabes Polri sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri tahun (2015), setahun kemudian sebagai Karo RBP Srena Polri (2016) dan menjabat Kasespimma Sespim Lemdiklat Polri (2017 – 2019) dan kini dipercaya sebagai Kapolda Sulteng.

Suarna Dijaya ( Sekjen BMKJ Nasional)

Suarna Dijaya, Sekjen BMKJ Nasional

Tokoh Nasional Jambi yang satu ini dilahirkan di bulan yang sama dengan ketum BMKJ Irjen Pol Syafril Nursal tepatnya di Jambi, 29 Oktober 1962.

Suarna Dijaya sebelumya adalah kepala Bidang Kominfo BMKJ Nasional, totalitasnya mengabdi di organisasi BMKJ Nasional ini membuat ia mendapat kepercayaan dari ketum BMKJ Irjen Pol Syafril Nursal sebagai Sekjen BMKJ Nasional melalui Pergantian Antar Waktu di bulan Februari lalu, setelah Sekjen sebelumya mengundurkan diri lantaran kesibukan pencalonan sebagai bupati di provinsi Jambi.

Suarna Dijaya semasa kecil tinggal di komplek perwira, jalan Urip Sumoharjo Jambi. Jenjang pendidikan mulai dari SD hingga SMA dijalaninya di Kota Jambi.

Menamatkan pendidikan dasar di SD Adhiyaksa Dharma Karini Jambi, sosok yang berkepala plontos ini melanjutkan pendidikannya di SMP 7 Jambi tahun 1977, setamatnya dari SMP 7 tahun 1982 ia melanjutkan pendidikan di SMA 1.

Tokoh yang dikenal ramah ini, selanjutnya melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Bina Nusantara (Binus) Prodi Manajemen Informatika dan tamat sesuai dengan waktu.

Karir bapak dua orang anak ini lebih banyak bergelut di dunia informatika, diawali tahun 1987 sebagai Manager umum di Lembaga Pendidikan Manajemen & Komputer, sebuah lembaga pendidikan ternama yang saat itu sempat memberikan Bea Siswa Pendidikan bekerja sama dengan KONI kepada atlet- atlet Nasional yang mendapat medali di Olimpiade Seoul 88 antara lain Lius Pongoh (Badminton), Ferry F.Pantau atlet Judo, Nur Fitriana Saiman (Panahan), dan Poernomo (Atletik).

Tahun 1990 hingga 1991 tokoh yang akrab disapa bang Warna ini pernah pula menjadi Product Launching Specialist PT.Pancoran Jaya Berkah (Premium Dealer Microsoft Indonesia).

Selain itu nama Suarna Dijaya sempat populer di dunia persepakbolaan Indonesia ketika pada tahun 2003 ia menjadi promotor Bola  (LIGINA IX), Liga Bank Mandiri di Surabaya.

Saat ini Selain sebagai seorang Motivator, Bang Warna juga seorang Mind Healing (Teraphies kesehatan pikiran) dan menjabat sebagai Direktur Operasional PT. Anak Bangsa Gemilang yang mempunyai Saham di Politeknik LP3I Jakarta Kampus Pondok Gede.

Karirnya di LP3I cukup cemerlang, dimulai sebagai Dosen Part Time, kemudian diangkat jadi Manager Cabang LP3I terbesar di Surabaya, dan menjadi Direktur Wilayah Timur LP3I, Direktur Marketing LP3I.

Sekarang ia menjabat sebagai Komisaris di Politeknik LP3I Jakarta Kampus Pondok Gede.

Tokoh yang dikenal memiliki kecintaan tinggi terhadap Jambi ini, ternyata juga sempat membuat sensasi l, ia tercatat sebagai Rekoris 2 (dua) MURI Award.

Kedua rekor MURI yang diciptakannya itu diantaranya adalah Launching Buku pertama di dua Negara dan 3 sarana Transport dalam satu hari.

Buku terlaris tersebut berjudul “13 Wasiat Terlarang jadi Dahsyat dengan Otak Kanan” yang digarapnya  bersama Ipho Santosa.

Rekor MURI kedua yang diciptakannya adalah Inisiator pelepasan 20.000 burung ke alam liar dalam pengenalan/orientasi studi LP3I.

Suarna Dijaya juga di kenal sebagai seorang penulis 2 (dua) buku terlaris di Indonesia dengan judul ” 13 Wasiat terlarang jadi dahsyat dengan otak kanan” yang diterbitkan oleh Alex Media Komputindo.

Baca Juga  Ketua DPC Gerindra Sungai Penuh Tepis Issu Tentang Besarnya Biaya Survey

Buku kedua karya Bang Warna yang juga sangat laris dan diminati adalah ” Penggemukan Itik  Jantan Potong ” Penerbit Penebar Swadaya.

Tokoh BMKJ yang mencintai sepakbola ini punya obsesi, suatu saat bisa menggelar turnament sepak bola level Nasional di Jambi , ia akan membawa turnament legendaris Marah Halim Cup ke Jambi .

Syauki Amin ( Ketua Harian BMKJ Nasional)

Syauki Amin, Ketua Harian BMKJ Nasional

Syauki Amin adalah ketua Harian BMKJ Nasional , ia sudah mendampingi ketum BMKJ Irjen Pol Syafril Nursal sejak terpilih tahun lalu. Kaloborasi Syauki, Syafril dan Suarna terbukti mampu memberikan warna tersendiri di organisasi BMKJ.

Syauki Amin dilahirkan di Jambi, 4 April 1966, ia menamatkan pendidikan dasar hingga SMA di Jambi,  pendidikan SD dilaluinya di SDN 34 Jambi tahun 1979 lalu melanjutkan pendidikan di SMPN 8 Jambi tahun 1982 dan terakhir di SMA Negri 1 Jambi tahun 1985.

Usai mengikuti pendidikan di kota kelahirannya Jambi , tahun 1992 Syauki Amin meneruskan pendidikan tinggi di ITB Bandung, disini ia mengambil sarjana jurusan Kimia.

Tahun 2017 sosok berwibawa ini menyelesaikan pendidikan MSc Technopreneurship & Inovasi NTU, di sebuah universitas Singapura .

Karir bisnis tokoh Jambi yang satu ini tergolong moncreng, tercatat tahun1992-1998 ia pernah menjadi Manajer Area NALCO Indonesia (Bahan Kimia Khusus).

Saat ini sosok kharismatik ini menjabat sebagai CEO di beberapa perusahaan ternama Indonesia seperti , CEO SISKEM Group (Bahan Kimia, Air & Energi), CEO SAHEJO (Edupark & ​​Eco-tourism) dan CEO SYARFI (Shariah Fintech).

Selain disibukkan oleh jabatan tersebut, saat ini Syauki juga aktif sebagai Hakim dan Mentor Mandiri Young Technopreneur , Mentor Inovasi & Kewirausahaan – MBA ITB dan Pelatih  Motivator tentang Inovasi & Kewirausahaan.

Dipilihnya Syauki Amin sebagai ketua Harian BMKJ Nasional mendampingi Irjen Pol Syafril Nursal dinilai sangatlah tepat, Tokoh Jambi ini ternyata sudah malang melintang di berbagai organisasi.

Tercatat ia pernah dipercaya sebagai Ketua Asosiasi Alumni Kimia ITB tahun 2005-2010, Anggota American Water Works Association (AWWA) tahun 2008-2010, Anggota Asosiasi Air Singapura (SWA) 2010-2012, Anggota Dewan Pengurus – Asosiasi Pengusaha Muda Jakarta, tahun 2010 – 2015 dipercaya sebagai Ketua Dewan Pengawas – Asosiasi Alumni ITB 85, tahun 2014 – 2016 sebagai Ketua Komite Penelitian – Kadin Jabar.

Saat ini  Syauki masih menjabat sebagai Ketua Dewan Indonesia Power Chemicals Association  dan Ketua Dewan Pengawas – Asosiasi Alumni ITB.

Sepanjang karirnya, sosok pekerja keras ini telah dianugerahi penghargaan atas prestasi kerjanya, diantaranya : tahun 2003 peringkat 1 – Enterprise 50 oleh Accenture & SWA Magazine.

Penghargaan Prestasi Teratas dalam Penjualan Teknis oleh NALCO Indonesia tahun 1996 dan  Pemenang kompetisi Merek – PT. Sunkyong Keris Indonesia tahun 1992.

Seperti halnya Suarna Dijaya, Ketua Harian BMKJ Nasional ini juga pernah menerbitkan sebuah buku dengan judul  “Bimbingan untuk Meningkatkan Kinerja Boiler”, Diterbitkan tahun 2016 oleh Departemen Perindustrian & GIZ (Jerman).

Itulah profil tiga orang petinggi BMKJ Nasional yang dihimpun dari berbagai sumber. Semoga bisa menjadi motivasi warga Jambi untuk turut membangun Jambi kedepan.

Editor : Lemy Yose

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here