Paling Lambat 31 Desember 2019, Kerinci Harus Serahkan Semua Aset Daerah Ke Sungai Penuh

0
757
Asrial,S.Pd Kabid Aset Bakeuda Kota Sungai penuh

KERINCIINDEPENDENT.COM.S.PENUH – kepastian tentang penyerahan aset daerah dari Kabupaten Kerinci ke Kota Sungai penuh yang selama ini selalu menjadi polemik dan tarik ukur antara kedua daerah ini akhirnya terjawab sudah.

pada Rapat Koordinasi dan Supervisi, dalam rangka Tindak Lanjut Program Penyelesaian Aset Daerah 2019, di Ruang Utama Kantor Gubernur Jambi, tanggal 29 Agustus 2019 lalu, telah disepakati bahwa semua aset harus diserahkan kepada Kota Sungai penuh, paling lama tanggal 31 Desember 2019.

Kesepakatan penyerahan aset daerah

Rapat penyelesaian aset daerah antara Kabupaten Kerinci dengan tetangganya Kota Sungai penuh ini, dihadiri oleh KPK RI koordinator wilayah II Abdul Haris, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jambi Rahmad Hidayat, Sekda Kabupaten Kerinci Gusdinul Gazam, dan Sekda Kota Sungai Penuh Munasri.

Kepala badan keuangan daerah Kota Sungai penuh, Afiyar,ST MT melalui Kabag Aset Asrial S.Pd meyebutkan, dari hasil rapat penyelesaian aset daerah tersebut telah ditanda tangani kesepakatan antara Kerinci dan Sungai penuh, dimana soal aset akan diserahkan paling Lambat per 31 Desember 2019.

Baca Juga  Peduli Budaya, Babinsa hadiri Kenduri Adat desa binaanya

” Ya sudah ada kesepakatan di Jambi Agustus lalu, dimana salah satu pointnya adalah, menyepakati penyerahan aset dan dokumen aset dari Kerinci ke Sungai penuh paling Lambat tanggal 31 Desember 2019″ sebut Asrial.

Asrial menambahkan, perjanjian yang disepakati kali ini tidak main-main, karena turut diketahui oleh KPK Koordinator Wilayah II Abdul Haris, pemprov Jambi, Kejati Jambi dan Kanwil pertanahan Jambi, jadi menurut Asrial, Kerinci dan Sungai penuh harus taat dengan dengan perjanjian tersebut.

” Ini soal amanat undang undang nomor 25 tahun 2008, tentang pembentukan kota Sungai penuh di Provinsi Jambi, jadi kita berharap Kabupaten Kerinci konsisten dalam soal aset ini, apalagi sudah ada kesepakatan bahwa paling lama per 31 Desember aset sudah harus diserahkan ” tegas Asrial.

Baca Juga  Pimpinan Pusat PPM dilantik oleh Ketua LVRI, Jonni Mardizal Putra Kerinci, dipercayai sebagai salah satu Ketua

Diterangkannya, pada kesepakatan kedua daerah disebutkan, bahwa jika semua aset sudah diserahkan oleh Kabupaten Kerinci paling lama 31 Desember 2019, maka Kabupaten Kerinci boleh meminjam pakai aset yang sudah diserahkan tersebut sepanjang masih diperlukan.

” Kerinci harus menyerahkan semua aset terlebih dahulu, setelah itu mereka boleh meminjam pakai jika masih diperlukan ” terang Asrial.

Asrial pada kesempatan ini juga membantah, kalau Kota Sungai penuh tidak serius mengurus aset dari Kerinci, menurutnya, selama kepemimpinan AJB, pemkot sudah menginventarisir seluruh aset yang ada dan selalu meminta Kabupaten Kerinci agar menyerahkan aset daerah sesuai dengan amanat ditetapkan undang-undang nomor 25 tahun 2008, Tapi pihak Kabupaten selalu mengulur-ulur waktu untuk penyerahannya.

” Semoga, dengan adanya kesepakatan kali ini, penyerahan aset akan berjalan dengan tepat waktu ” ujar Asrial

Reporter. : Lemy yose

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here