Pengusaha Kerinci Ini Berhasil Membawa Jeruk Gerga Kerinci Tembus Pasar Modern Jabodetabek

0
2241

KERINCI – Komoditi perkebunan kerinci seperti jeruk, sayuran dan rempah saat ini sudah bisa ditemui di berbagai pasar modern, seperti Hypermarket, supermarket dan swalayan di Jakarta dan sekitarnya hingga ke Bandung, Jawa Barat.

Bahkan restoran dan hotel- hotel ternama di Jabodetabek juga menggunakan rempah – rempah hasil perkebunan Kerinci.

Jeruk kerinci berhasil menembus pasar modern di Jabodetabek ( fhoto/ist)

Adalah seorang wirausahawan asal Lolo, kecamatan Bukit Kerman, Kerinci yang bernama lengkap Pauzan Putra, beberapa tahun lalu telah berhasil merintis pemasaran hasil perkebunan Kerinci yang dijadikan bahan baku bagi restoran dan hotel ternama hingga menjadi suplier  ke pasar pasar modern di Jakarta dan sekitarnya.

Bahkan pria kelahiran Lolo kecil, 10 Desember 1979 ini mampu menembus Hypermart elit seperti Lotte Mart yang merupakan Hypermarket milik Lotte Co, Ltd brand layanan belanja terkenal di Asia.

” Kita sudah 12 tahun menjadi pemasok bahan baku asal Kerinci ke supermarket, restoran dan hotel di Jabodetabek,  Ada 60 item yang kito kirim khusus sayur mayur dan rempah rempah,” ,” ungkap Pauzan Putra kepada kerinciindependent.id

Berhasil memasarkan sayuran dan rempah rempah , Pauzan memperkenalkan komoditi perkebunan Kerinci berupa jeruk gerga dan madu Kerinci ke mitra bisnisnya dan mendapat tanggapan positif.

Baca Juga  Koramil jajaran Kodim 0417/Kerinci Sholat Shubuh bersama warga binaan

Khusus untuk jeruk gerga, Pauzan baru bisa menembus pasar modern satu tahun terakhir ini, diakuinya kalau jeruk gerga dan madu Kerinci sangat diminati, jeruk Kerinci juga mampu bersaing dengan jeruk dari daerah lainnya.

Jeruk kerinci yang diperkenalkan oleh pengusaha Pauzan Putra di pasar pasar modern di Jabodetabek ( fhoto/ist)

” Kalau jeruk Kerinci peminat banyak, tapi kita kesulitan memenuhi permintaan pasar, karena saat ini belum panen raya,” terangnya.

Saat ini Pauzan baru bisa memenuhi permintaan pasar sebanyak dua truk satu Minggu, diakuinya ini sangat jauh dari target permintaan pasar.

Untuk menunjang bisnisnya, Pauzan mendirikan gudang penampung di Bekasi disamping gudang-gudang yang ada di Lolo. Ia mempekerjakan sebanyak 12 orang tenaga kerja yang setiap saat membantu baik di Kerinci maupun di Bekasi dan pasar induk.

Baca Juga  Tampil di Semifinal Gubernur Cup Besok, PS Kerinci Dapat Dukungan Pemkab & Masyarakat Kerinci

Sosok Pauzan Putra di daerah kelahirannya Kecamatan Bukit Kerman, selain sebagai wirausahawan juga dikenal sebagai petani, saat ini Pauzan juga memiliki kebun jeruk seluas 8 hektar yang ditanaminya jeruk madu.

” Ikut juga bertani, saya menanam jeruk madu di lahan seluas 8 hektar,” paparnya.

Diakui oleh Pauzan, dalam memasarkan jeruk Kerinci , ia banyak dibantu oleh ketua PHRI Jawa Barat H. Herman Muchtar yang juga merupakan tokoh perantau Kerinci di Bandung.

” Beliau yang bawa saya memperkenalkan jeruk Kerinci di Jabodetabek dan Jawa barat,” pungkas Pauzan.

Untuk petani – petani di Kerinci, Pauzan berpesan agar menjaga kualitas hasil pertaniannya , agar bisa diterima oleh pasar – pasar modern.

 

Reporter : Jefrigo

Editor     : lemy yose

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here