Tanah Mess Kerinci Di Klaim Warga , Pemkab Kerinci Masih Belum Temukan Solusi

0
326
Lokasi pembangunan Mess Kerinci yang diklaim warga sebagai hak miliknya

KERINCIINDEPENDENT.COM,PADANG– Tidak banyak yang tahu, bahwasanya Pemkab Kerinci pernah ingin membangun Mess Kerinci di Kota Padang, bahkan pada tahun 2008 Pemkab Kerinci telah membeli sebidang tanah yang berlokasi di Asrama Haji, Tabing, Kota Padang yang akan diperuntukan sebagai lokasi pembangunan Mess Kerinci.

kehadiran Mess Kerinci di Kota Padang dianggap sangat representatif untuk mahasiswa Kerinci yang banyak menimba ilmu di Padang atau untuk masyarakat kita yg ingin nginap, maka tahun 2015, Pemkab Kerinci melalui Dinas PU ketika itu pernah menganggarkan dana APBD untuk pembangunan Mess Kerinci, bahkan desainnya sudah disetujui untuk pembangunan Mess tersebut.

Namun batal dibangun dan hingga saat ini kabar tentang pembangunan Mess Kerinci tersebut seakan hilang ditelan bumi. Usut punya usut,Ternyata, informasi yang berhasil dihimpun kerinciindependent.com menyebutkan tanah milik pemkab Kerinci yang konon akan dijadikan lokasi Mess Kerinci di Kota tersebut, semenjak tahun 2015 telah diklaim oleh salah seorang warga setempat sebagai tanah hak miliknya.

” iya, dulu sempat kita anggarkan, tahun 2015 untuk bangun baru, desainnya udah disetujui bupati tapi ketika awal kami survey mess tersebut sudah ada yang mengakui sebagian tanah dan bangunannya diatas tanah tersebut sebagai miliknya” sebut Febrilla Kusnombo, mantan Kadis PU Kerinci.

Terkait persoalan Mess Kerinci di Padang ini, media ini berusaha meminta konfirmasi dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Kerinci, H.Jarizal Hatmi, namun tidak berada ditempat termasuk Kabid Aset Yaser yang juga sedang tidak berada ditempat.

Baca Juga  PRogres Pekerjaan Pra TMMD Hari Kelima, Pasiter : Insya Allah, Rehab jalan sepanjang 3200 akan selesai sesuai rencana

Sekretaris BPKAD Mahyudi yang diminta keterangan juga mengaku tidak mengetahui secara persis tentang Mess Kerinci tersebut, Mahyudi merekomendasikan Suryadi Kasi Bidang Perencanaan dan Pelaporan yang disebutnya sangat mengetahui tentang persoalan mess Kerinci di padang itu.

Kepada kerinciindependent.com, Suryadi menyebutkan, bahwa memang Tanah yang akan dijadikan sebagai lokasi pembangunan Mess Kerinci di Tabing,padang tengah di klaim oleh seorang warga disana sebagai hak miliknya.

Dijelaskannya, pada tahun 2008 pemkab Kerinci membeli tanah yang akan dijadikan sebagai lokasi pembangunan Mess Kerinci dari Ny.Luknis warga Tabing,Padang. Tanah tersebut sertifikatnya sudah dibalik nama menjadi milik Pemkab Kerinci.

Dari awalnya sebut Suryadi, tidak ada persoalan sama sekali sehingga pemkab lancar mengurus balik nama tanah tersebut. Persolan muncul ketika pihak Pemkab Kerinci melakukan survey untuk membangun gedung Mess Kerinci diatas tanah tersebut. saat itulah, salah seorang warga yang sebelumnya memang sudah memiliki sebuah gubuk kecil diatas tanah milik pemkab Kerinci tersebut,mengklaim kepada pihak pemkab bahwa ia sebagai pemilik dari tanah tersebut.

” sebenarnya orang yang mengaku sebagai pemilik tanah itu sebelumnya hanya menumpang berkebun kepada ibuk Luknis pemilik tanah sebelum dibeli Pemkab,secara administrasi, kita punya sertifikat hak milik bahkan sertifikatnya sudah balik nama ke kita” sebut Suryadi

Baca Juga  Bupati Kerinci Buka Pembekalan dan Pelatihan Da’i

Pengakuan hak milik diatas tanah milik Pemkab Kerinci itu ternyata membuat pihak Pemkab Kerinci “keder” dan tidak melanjutkan pembangunan Mess Kerinci diatas tanah yang sebenarnya hak milik Pemkab sendiri, bahkan warga yang mengklaim tersebut malah sudah menambah bangunannya menjadi bangunan semi permanen di atas.

” ada kesan, Pemkab Kerinci seolah olah takut mengambil hak miliknya sendiri, kalau memang kita punya sertifikat hak milik atas tanah tersebut, tinggal minta saja eksekusi dengan pihak Pol PP dan polres Padang” ujar Syafrizal, mahasiswa Kerinci di Padang.

Menanggapi porsoalan Mess Kerinci di Padang ini, mantan anggota DPRD Kabupaten Kerinci Subur Budiman berharap, agar Pemkab Kerinci intens melakukan pendekatan persuasif dengan warga yang mengaku pemilik tanah tersebut.

” pemkab harus melakukan pendekatan persuasif secara intens, agar hak kita kembali ke kita ” ujar Subur Budiman.

Ditambahkan oleh Subur, persoalan ini sudah ada waktu dirinya di komisi III DPRD Kerinci, ketika itu DPRD sudah menganggarkan dana untuk pembangunan fisik Mess Kerinci di Padang tersebut, dan akhirnya terkendala dengan pengakuan kepemilikan oleh salah seorang warga setempat.

” memang, dulu sempat kita anggarkan untuk pembangunan fisik mess Kerinci, tapi itu tadi akhirnya terkendala oleh klaim warga tadi ” tambah Subur.

Reporter : lemy yose

/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here